Theme Preview Rss

#jogjahore #1

Barang bawaan sudah tersimpan di lemari, keringat dan debu-debu sudah dibersihkan dari badan, mari mulai menikmati malamnya Jogja. Malam pertama di Jogja akuawali dengan mengisi energi dengan makanan Thailand di Warung Phuket. Sesuai rekomendasi dari temen, menu makan malam yang aku pesan nasi putih ditemani Ayam Goreng Saos Bangkok dan tumis Sawi Sendok Ikan Asin, untuk minumnya gak jadi pesen Kratingdaeng Leci karena tenggorokan lagi gak fit. Sepaket makanan yang mengisi perut sampe hampir luber ini total cuman dihargai 36 ribu saja.


Dengan diantar Taxi berbodi Avanza tujuan berikutnya adalah menyambangi Malioboro. Turun di pangkal jalan Malioboro, aku menyusuri jalanan sisi kanan yang riuh dengan toko dan penjual batik, kerajinan,serta bermacam turis dan warga lokal yang membaur. Keramaian jalan Malioboro masih ditambah dengan penampilan grup alat musik tradisional yang melantunkan lagu-lagu jawa berirama rancak dan juga penampilan kelompok penari jalanan yang tampak dikerumuni para penontonnya.


Jalan-jalan malam itu aku akhiri dengan duduk di sekitaran perempatan Kantor Pos menyaksikan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh berbagai komunitas anak-anak muda dan juga memperhatikan para pengguna jalan yang berhenti saat lampu merah menyala.


6 comments:

dan sapar said...

WOW namanya phuket ;)

A. Sena said...

jadi pengen ke jogja mmmm...

Anonymous said...

wah potonya bagus2

transumatra

gerandis said...

@dansapar : xixixi iya, dan kayaknya pemiliknya emang orang thailand, ada foto2nya gitu di warungnya

@sena : bukannya kapan hari barusan dari jogja ya?

@transdu : bang....posting baaang, aku gak butuh gombalanmu baaang, aku butuh postingna barumu!

Gogo Caroselle said...

Jogja kotanya bagus banget, aku pengen ke jogja banget.. :(

gerandis said...

@gogo: udah pernah ke jogja blom sih go? iya jogja kotanya cantik, makanannya juga enyak2 :P

Post a Comment